pulang sebelum pulang

Ya Allah.. gak nyangka bisa kembali kesini. Assalamualaikum 😆
tempat  dimana aku bolak balik mencurahkan hati
dari tahun 2011 dan sekarang tahun telah berganti jadi  2025 gaes! 😭

time flies too fast, ntah kenapa tiba-tiba keinget punya blogspot dan kaya terdorong buat nulis, 
kayanya ke triger baca buku Wirda deh,  setelah baca bukunya bergumam di dalam hati
"ih kok  kangen nulis, kegiatan yang lama banget aku tinggalin semenjak ada sosmed,  bahkan  sampai lupa kalau punya blog"

btw,  hari ini awal tahun.. biasanya selalu identik dengan membuat  resolusi. 
Jadi inget aku selalu menuliskan list impian impian yang mau dicapai sampai berlembar-lembar, 
so, what is your resolution? apakah masih punya? 

kalau aku masih, tapi beda dengan tahun-teahun sebelumnya yang segabreng nulis dengan segala ambisi serta  berapi-api
tahun ini aku cuma punya 1 yang sedang aku perjuangkan, resolusiku adalah aku mau
"Pulang Sebelum Pulang" 
makna yang cukup deep dan terpikir ketika bercerita  dengan sahabatku dimana aku sedang mengalami fase "dark" dalam hidupku. 

"aku mau pulang, rasa ini begitu menguras energiku"
dan sahabatku  cepat-cepat menyadarkan bahwa tugas kita belum selesai
masih banyak yang perlu dicapai 

dan aku termenung, kalau aku belum pulang aku harus apa? 
tiba-tiba hatiku berkata pulang-lah  sebelum pulang, 
kamu harus pulang kedalam dirimu sering-sering
sudah lama tak pernah kamu singahi, kamu terlalu sibuk pergi ke luar diri. 
mencari validasi 
menemukan  pencarian  jati diri 

Padahal, 
semua jawaban ada di dalam diri
sisi dalam-mu sudah terlalu kering, lama tak kamu sirami
sisi dalam-mu begitu rindu hadirnya kehangatan dirimu

cukup aneh memang aku memiliki body mind alias tubuh tapi jarang tersentuh
tersentuh dengan kesadaran 
mungkin berpuluh-puluh tahun tak memahami esensi diri yang sesungguhnya 
hanya sekedar robot yang berjalan begitu saja 
mengikuti  alam bawah sadar tanpa menggunakan kesadaran
secanggih itu ya otak kita? canggih sekaligus seram sih, 

balik lagi ke resolusi, 
aku mau pulang, pulang ke dalam diri
selesai sudah pencarianku selama ini kesana kesini 
2025 akan aku jadikan moment refleksi untuk kembali berkenalan dengan diri hingga sampai tititk dimana aku mengenal sang Maha 
bukan hanya melalui jalan ritual tapi spiritual
 
aku ingin lebih banyak kontemplasi 
banyak banyak merenungi diri
mau berjalan di jalan yang sunyi

semoga, 
begitu juga dengan kamu, selamat berjuang di tahun 2025 ya, apapun impianmu semoga Allah wujudkan
💕

Nikmat yang Terlenakan




" Nikmat yang melenakan lebih membahayakan daripada dosa yang kemudian menjadikan kita dekat  dengan  Tuhan" 

Doa Semanis Sarang Madu

Masya Allah, pagi ini dibuat takjub dengan kuasa Allah. Terlihat sederhana,   tapi ada 'value' dimana Allah seakan memberikan sebuah pelajaran sama gue tentang makna dikabulkannya sebuah doa. Merindingg~ aslii nulis ini juga masih berasa vibesnya.
---
Jadi  salah satu kebiasaan gue setiap pagi itu, selalu buka kulkas buat ambil buah. Hal ini sudah gue rutinin dalam beberapa tahun terakhir, apapun makan siangnya pagi  harus buah.  Menurut pakar kesehatan yang concern ke natural buah itu banyak nutrisi dan gak berat.

Lanjut masalah buka kulkas pas ngambil buah gue melihat ada sesuatu yang beda, terlihat  sebuah box plastik kaya tempat makan. Padahal kemarin gue buka kulkas box itu belum ada.

Alhasil karena rasa penasaran,  gue langsung  buka boxnya.  pas buka tara, isinya adalah....


"Sarang madu! Sarang madu!"

Ya,  Allah Ya, Rabb bahagia banget
Isi box itu wujud impian sederhana gue..  dimana gue pengen banget mau coba beli dari tahun kemarin.
Tapi gue urungin karena ada satu hal

"Muaaaaaaahal" 😄 

bisa dicek sarang madu biasanya sekitaran 200ribu untuk dapatin full satu sarang madu.

Tapi sekarang gue bisa dapetin itu,  gratissss dan gak tau lewat tangan siapa Allah kabulin kepengenan gue. Kayanya sih tamu dari bapak. Siapapun yang kasih gue meyakini ia hanya perantara tapi titik kuasanya Allah. 

Dari kejadian tampak sederhana, gue semakin  tersadar bahwa

1. Benar sesuai hadist dan ayat Al-Qur'an,  bahwa Allah gak akan pernah ingkar janji. Allah mengabulkan segala pinta setiap hambanNya

2. Kondisi kasus ini Allah menunda keinginan gue,  mungkin bisa aja kalau gue dulu langsung beli gak akan  senikmat ini, secara gratis kan dan bisa aja tahun kemarin mau beli bukan karena butuh tapi bisa aja karena hype aja hehehe

3. Makin yakin tentang harapan yang diikat sama doa


Ya,  Allah.. Kabulnya doaMu semanis sarang madu~ jadi makin semangat panjatkan harapan dan keinginan.


"Biarkan rintihan doa doa kita menjadi saksi bagaimana Allah menjawab dengan cara yang indah" - RA

welcome 2020! welcome meh~







Waaaaa........ Time flies too fast! Asli, kageeet... waktu gak berasa banget berputar, sekarang sudah di tahun 2020 cuyyy.  Terakhir login dan nulis diblog pribadi tahun 2016. Setelah itu benar-benar lupa buat nulis dan mampir ke halaman dimana gue merasa menjadi diri gue sendiri, gue nyaman, dan puas bisa menuangkan segala pikiran gue setelahnya gue merasa lega, ga takut dinilai, merasa bodo amat mau dibaca apa gak haha. i like my self deh pokonya~

Ntah kenapa gak ada angin apa, tiba-tiba kangen dan keinget buat nulis diblog ini,  untungnya masih inget paswordnya karena pake  email yang jarang dibuka dan bukan email utama gue.. Terus,  tau gak? setelah login, gue berasa menjadi gue yang beberapa tahun lalu, seakan akan gue bernolstagia dengan diri gue sendiri dimasa lalu.. dan ya Allah gue  nulis 3 tahun yang lalu.

Tulisan terakhir sebelum gue vakum, gue menceritakan tentang untold story yang gak pernah gue ceritain kesiapapun tentang fisik gue, kekurangan dan bagaimana menghadapinya, dan ternyata gak nyangka yang baca lumayan 300orang. Semoga yang mengalami apa yang gue rasakan, bisa mengambil pelajaran ya! Aamiin ya rabb..


Ngomong-ngomong selama 3 tahun berlalu, ada banyak hal hidup yang gue jalani.. ada banyak perubahan juga dalam kehidupan gue kecuali status haha. Allah pasti punya rencana~ dan tahun 2020 juga ada banyak resolusi dan harapan yang semoga itu menjadi kenyataan.. dan yak doakan semoga setelah ini gue kembali aktif kembali nulis buat release apa yang gue rasakan karena menurut gue nulis salah satu kejujuran gue yang gak bisa gue ungkapin ke orang lain~ bismillah... sampai jumpa :D

Kata Teman



Kemarin bertemu sahabat ia berkata 'udahlah ya hidup itu harus banyak disyukuri aja dengan apa yang ada, hidup lebih jadi enak & lapang. Hidup gue jadi berubah semenjak bersyukur. Kalau mencari urusan dunia jadi berasa kurang dan ngeluh mulu makin ga puas jalanin hidup karena mencari sesuatu yang semu' dalam hati 'iya juga ya hff' obrolan yang ringan, tapi bikin hati ketampar. 

Cerewet Tanda Peduli



Tanda orang sekitar menunjukan kepeduliannya dengan kita salah satunya ia cerewet. Mungkin awalnya kita yang mendengarkannya kesel dan bosen. 
Tapi percayalah kecerewatannya itu akan kita rindukan saat ia mulai tak cerewet. 
Kenapa? Karena bisa saja ia sudah tidak peduli denganmu. 
Sedih kan? Jadi, Tandai ya orang yang cerewet adalah orang yang peduli dengan kita.. 
Nikmati saja kecerewatannya jangan sampai menyesal nanti 

Bukan Karena Orang Lain

HC : muslimahdaily


Bukan orang lain yang salah, tapi kita. Kita sendirilah yang asyik membiarkan terluka ketika disakiti. Merasa marah bila dicaci, sedih bila ditinggalkan & diabaikan. Jika kita lebih memilih untuk membiarkan & mengikhlaskannya mungkin rasa yang menyayat hati itu tak akan pernah terjadi -RA

Maha Baik Allah Menutup Aib



Sungguh maha Baik Allah, telah menutup aib kita sedemikian rupa yang menjadikan orang lain melihat kita itu baik tanpa ada celah. Padahal, mungkin aslinya kita tanpa orang liat dengan bertumpuk-tumpuk maksiat, niat yang kurang lurus/ baik. 
Sesungguhnya, kemurnian seseorang terlihat pada ia sedang sendiri. -RA. Astaghfirullah.. Allahummaghfirlana..

Sendiri..



Terkadang merasa sendiri, bukan tak ada yang menemani atau tak ada orang lain disamping kita. Melainkan, ada bahkan banyak orang disamping kita, tapi saat itu kita terasa tidak dimengerti dan kita merasa berjuang sendiri. Hal wajar kok, hampir semua merasakan ini. 
Ya begitulah hakikatnya hidup, siapapun tak bisa kita jadikan pegangan dan pengharapan kecuali pada Allah.. 
Semoga jiwa - jiwa yang sepi dan merasa sendiri, segera Allah turunkan ketenangan dilerung hati yang terdalam.. Seperti firman Allah yang memangil setiap hambaNYA 'Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai. Aamiin.. ~ 

Sikap Jika Dibicarakan Orang Lain

Jika ada orang lain yang membicarakanmu di belakang 1. Interopeksi diri. Mungkin saja telinga kita sudah tertutup ada yang menegur di depan namun tak mempan sehingga orang lain jadi membicarakanmu di belakang. 2. Bersabarlah. Jika kamu tidak pernah merasa salah juga tidak ngeyel ketika ada yang menegur. bahagialah pertanda kamu orang yang baik dan kamu telah membuktikan kamu maju satu langkah dari mereka 

Mental Miskin VS Mental Kaya

Sungguhnya orang yang dikatakan miskin ialah pikiran atau mentalnya bukan Keadaanya. Sudah berapa banyak yang ku temui orang yang memiliki uang dan harta tapi masih enggan untuk memberi, berharap gratisan dan minta-minta. Sebaliknya orang yang terlihat kurang mampu, masih banyak ku temui rasa memberi begitu kuat, mau berusaha dan tidak mental minta-minta. ~ RA

Hadirnya Rasa Sakit..


Hadirnya rasa sakit, kecewa dan kehilangan bukti bahwa kita lagi belajar Tauhid yang sesungguhnya. Allah sedang membersihkan dan meluruskan kembali hati kita dari 'syirik' kecil. Dan akhirnya kita baru paham, Bahwa ya memang hanya Allah lah tempat benar-benar bergantung, berharap, dan berdoa. Biasanya melalui hal yang bahagia, sehat, kebersamaan membuat kita khilaf, abai bahkan lalai dengan ketauhidan kita pada Allah Ta'ala.

Perbaiki Kualitas Ibadah


Saya gak tau secara ilmiah dan teoritis gimana hubungan kita memuliakan shalat dan membaca Al-Qur'an dengan ketenangan dan kualitas hidup. 
Tapi, yang saya rasakan ketika saya shalat hanya shalat, shalat diakhir waktu, seharian ga baca Al-Qur'an hidup saya berasa banget gelisah dan hampanya. 
Kalau ga salah ustadz YM juga pernah bilang jika kita bingung mulai mau memperbaiki kualitas hidup, ga mau dikejar2 waktu bisa dicoba mulai dari memperbaiki kualitas waktu shalat dan paksakan waktu untuk baca al quran jangan disisa-sisa waktu. 
Mungkin bisa dicoba tips ini jika teman2 sedang merasa hidup sempit, gelisah merasa kesepian dll. Selamat mencoba:)
*Ga perlu malu buat datang lagi ke Allah. Kadang inget kadang lupa. Kadang semangat kadang males. Inget aja, Sejauh apapun posisi kita, sedosa dan sebusuk apapun kita. Allah masih menunggu kita kok buat dekat denganNYA. Bismillah.. 
Semangat!

Jadi Diri Sendiri, Siapa Berani?



Jadi diri sendiri apa adanya lebih menyenangkan. 
Jangan berusaha untuk selalu terlihat bahagia, terlihat baik dan tersenyum. Kita ini manusia, jadi wajar sesekali menampilkan raut wajah terlihat sedih. 
Asalkan porsinya jangan berlebihan. Karena orang yang selalu berusaha tersenyum, terlihat bahagia, nulis status yang baik baik saja terkadang itu cuma topeng belaka dan ingin terlihat baik dihadapan orang. Padahal hatinya lagi gundah gulana, hidupnya juga lagi hampa gelisah.
Gimana bisa tau ciri orang yang tersenyum dan bahagia yang dipaksakan? Lihatlah matanya.
 Mata tidak pernah bohong. Matanya redup dan berbinar-binar. Kasianilah diri sendiri akan cape. 
 jujurlah bahwa kamu sedang apa apa bukan tidak ada apa-apa. 

Kekagumanku



Dahulu, aku selalu kagum dengan orang yang pintar dalam berbicara. Ketika dipanggung dan saat berbicara mampu menghipnotis penontonya dengan memukau dan dalam hati selalu 
'ih jadi mau kaya dia'
Dahulu aku kagum, dengan orang yang dikenal banyak orang dan ia sukses dan terkenal. Dan dalam hati 'kok bisa ya? Jadi pengen'
Tapi kini, semuanya berubah. Semuanya mengkrecut. 
Kini, aku kagum melihat orang yang sangat tawadhu, mengutamakan dan begitu memuliakan Waktu shalat tepat waktu. Karena jujur saja shalat tepat waktu terlihat mudah namun prakteknya begitu sulit terutama saat kesibukan menghalang. Yang aku pahami, ketika ia mengutakan dan memuliakan shalat tepat waktu berarti ia telah mengutamakan Allah diatas segalanya.
 Iri ya? Sudahkah kita demikian? Ya aku mau.. ‪#‎Netes‬. ‪#‎RenunganSoreHari‬

Hijabnya Wanita Adalah Rumah


Dulu sempet merasa kuper, karena lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibanding diluar. Keluaar cuma sekedar pas ketemu teman/orang, liputan, ngajar.
 Tapi pas tau ilmunya ternyata fitrah wanita itu emaang di rumah. Ya jadi mengerti. Intinya, emang benar setiap muslim harus punya prinsip yang harus dipegang. Supaya gak terbawa arus sana-sini. Jadi buat yang orang rumahan, berbanggalah:) tapi bukan berarti juga seenaknya mikir wanita yang sering keluar rumah negatif yaaa. Bisa aja harus bekerja buat menafkahkan keluarga dan belajar. Semangaat!

Pentingnya Menjaga Amanah

dakwatuna


Amanah bukan hanya tentang sesuatu yang besar saja, ketika kita diamanahkan suatu jabatan organisasi, event, atau orang tua namun kita tidak mengerjakan, 'kabur dari tugas' 'tidak ada kabar/menghilang' itu juga bagian tidak amanah.
Bahaya tidak amanah ialah termasuk salah satu orang yang munafik, karena ia berjanji tapi tidak ditepati selain itu ketika diamanahi ia ingkar. Astaghfirullah. ternyata ingar dari amanah termasuk dosa besar. Bayangkan, apabila orang yang kita kecewai tidak ridha dengan kita? sudahkah kita meminta maaf kepada orang-orang yang sudah percaya dengan kita? Jangan sampai, ini menjadi hijab kita dapat masuk surga. Astaghfirullah :')

Kematian itu..

google.com

Sejatinya kematian memang adalah pengingat terbaik untuk jiwa yang sombong, hati yang keras, dan pikiran yang lalai..
Sejatinya hanyalah kematian pendidik terbaik untuk membuat diri menyesal untuk tidak mengulang hal yang tidak disukaiNYA
Sejatinya bersama kematian akan menghantarkan kita pada kuburan yang begitu sempit..
Sejatinya, kematianlah yang menyadarkan kita pada hakikatnya semua telah hilang, sepi dan hanya diri dan amal kitalah yang tetap abadi..
*seketika mellow hari ini menyaksikan dua orang berpulang. Ketika semua hening, sudahkah aku siap ketika semua itu datang padaku? ‪#‎Netes‬ 

Dimana Ketenangan?

Taken By Andri Dwi

Banyak orang sibuk mencari-cari dimana bisa mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan. Mungkin orang itu adalah kita?
Padahal jika mau jujur, ketenangan dan kebahagiaan itu sangat dekat. Dimana? Jawabanya ialah Saat ketaatan itu kita lakukan. Ya, Seringkali, kita merasa gelisah, bingung , sepi dan hampa karena ada percikan - percikan maksiat maupun dosa yang sering kita abaikan.
Coba bandingkan, jika kita penuhi panggilan shalat, sering baca Al-Qur'an, tidak banyak bicara dan tidak melakukan hal yang tidak Allah ridhai bagaimana hati kita saat itu? Pasti jawabanya, tenang dan damai.
Sebaliknya, silahkan intropeksi dan cek dalam hati nurani saat gulana tiba, sudah berapa sering kita lalai dengan panggilan Allah? Sudah berapa banyak kita melakukan hal yang Allah tidak sukai?
Ketaatan tidak bisa lepas dari ketenangan. Maka jika mau tenang datangi Allah. Allah siap menantimu, Menangislah.. Dan berdsikirlah.. Bersiaplah bahwa Allah dengan senang hati Allah menyambut kita dan mmeberikan kedamaian dalam jiwa. ‪#‎Renungan‬

Suburkan Kembali Rasa Empati







Hal yang wajar ketika kita punya salah, itu manusiawi. Tapi iringi salah itu dengan sikap merasa bersalah dan mengakuinya. Bukan sekedar basa basi minta maaf untuk orang lain iba dan udah berlalu begitu saja, dan parahnya apalagi ngelakuin salah tapi merasa tidak bersalah. Hey Itu tidak bermanusiawi dan penyakit 
😔😁
 Betapa, peka dan inisiatif itu penting. Sayangnya sudah banyak diabaikan beberapa orang *sedih.. Mari suburkan kembali rasa empati, peka dan inisiatif. ‪#‎PengingatDiri‬ ‪#‎SelfReminder‬